29 April 2008

puisi


[ Sajak-Sajak ]
Iqro' eL. Firdauz*

Orgasme
pertama kali.
aku tanam udara di jidakmu yang menjelma paruh
lalu seyum yang tumbuh
bisikan adalah khayalan yang jauh
juga kata-kata panjang pada tubuhmu yang rapuh:
kudapati ketika kusentuh kau luluh
meski peluhmu menanarkan lembar kertas
sebelum kutulis isi mahar
nanar menggetarkan kasur
kita menjelma ledakan dan keributan
antara malam dan subuh yang angkuh
mungkin ada sandi yang salah dalam peta
hingga aku harus gugur terkapar
menanggalkan angan
yang seharusnya harus kutulis besok


Kala Getir Bergetar
sering terdengar gelepar kelelawar
seperti bisik yang kucicip
seperti berita yang kubaca
melempar kiri mataku
perlahan sungguh menghujam layar
ada yang mengirimku jarum
melisut udara jalanan menjadi lebam
dinginnya lapuk menampar
hingga tangan tak mampu mengerat
apalagi mencatat
ia juga mengirimku boneka
sebagai kawan yang sepi pualam
tak ada pertanyaan atau diskusi
seperti mereka membuat larau dalam percakapan
dan tatapan yang laun telah ia ayun

Yogyakarta, 2008


Pisau Cukur
: Sripanya Varomahatera

kau dekat, pada mataku jauh
yang dekat di mataku justru kau amat
kau tersenyum?
sekedar kulepaskan hening pada siapa saja
untuk mengerat hawa dalam nadi
membelut bunga-bunga yang amat melekat
dengan kehampaan

inilah jubah, ikat pinggang, jarum, mangkok
dan sarang air
sebagai pisau untuk mencukur rambut kami
memahamimu aku menangis terkadang malu
kukepal tangan agar jiwa tumbuh kembali
dan terlelap oleh angin yang sepoi
tapi entah. aku mengirikanmu ketika perbincangan di kamar itu
dada kami seperti perih sejenak

Magelang, 08-04-2008


Sebuah Kisah Kasih

setiap ruang terasa patah
ketika kupilih untuk menghafal nama
yang teraba adalah sisa
sisa adalah aroma yang sengat
meretakkan kepala

Terlalu Cepat
ketika denyut menulis gerimis
maka saat itu harus kutulis
perjamuan huruf menyingkat pertemuan
bahwa kita mencipta kerinduanyang amat hebat

Madura, 2008 Selengkapnya....

09 April 2008

0 comments



























































































Selengkapnya....
 

Ruangnya Ruang. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com